Stirner, Salah Baca, dan Insureksi

Oleh Front Pembebasan Gatholoco Ada sesuatu yang menarik terjadi di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir: Stirner — filsuf Jerman abad ke-19 yang nyaris terlupakan — tiba-tiba populer, dan popularitasnya itu melahirkan bukan pengikut egoisme murni, melainkan generasi insureksioner muda. Bagaimana bisa? Catatan ini mencoba menelusuri jalannya. Stirner Tidak Pernah Menyerukan Insureksi Hal pertama yang perluContinue reading “Stirner, Salah Baca, dan Insureksi”