Pengantar: Meminjam Lensa Arendt Pada 1961, jurnalis dan filsuf Hannah Arendt duduk di ruang sidang Yerusalem untuk meliput pengadilan Adolf Eichmann, birokrat Nazi yang mengatur logistik deportasi jutaan orang Yahudi ke kamp kematian. Yang mengejutkannya bukan kengerian seorang monster, melainkan kebiasaan seorang pegawai kantor: Eichmann bicara dalam klise administratif, membela diri dengan alasan “saya hanyaContinue reading “Anti-Boti: Ketika Negara Melabeli, Tetangga Bertindak: Membaca Pola Diskriminasi di Indonesia melalui Arendt, Browning, dan Bandura”
Category Archives: Eksposisi
Burung Minerva dan Proletariat: Sejarah, Dialektika, dan Perjuangan Kelas
Ada sebuah momen pergeseran besar yang terjadi dalam sejarah manusia ketika dunia berhenti dipahami sebagai sesuatu yang hadir begitu saja dan mulai dipahami sebagai sesuatu yang “dibuat”. Momen itu adalah ketika borjuasi memenangkan pertarungan ekonomi melawan tatanan feodal, dan kemudian menerjemahkan kemenangan ekonomi itu menjadi kekuasaan politik negara melalui revolusi-revolusi besar: Inggris 1640, Amerika 1776,Continue reading “Burung Minerva dan Proletariat: Sejarah, Dialektika, dan Perjuangan Kelas”
Menulis: Eksistensi Pasca-Kekacauan
“‘Apa yang sedang kau kerjakan?’ tanya seseorang kepada Tuan Keuner. ‘Aku sedang mengalami banyak kesulitan,’ jawabnya. ‘Aku sedang menyiapkan kesalahanku berikutnya.’” (Bertolt Brecht, “Anecdotes of Herr Keuner”) Hidup sebagaimana dialami (aktualitas) selalu hadir sebagai suatu arus yang terbuka, berjejal, dan tanpa arah; ia dipenuhi detail-detail remeh, kejadian-kejadian acak, dan respons spontan yang terjadi lebih cepatContinue reading “Menulis: Eksistensi Pasca-Kekacauan”
