Menulis: Eksistensi Pasca-Kekacauan

“‘Apa yang sedang kau kerjakan?’ tanya seseorang kepada Tuan Keuner. ‘Aku sedang mengalami banyak kesulitan,’ jawabnya. ‘Aku sedang menyiapkan kesalahanku berikutnya.’” (Bertolt Brecht, “Anecdotes of Herr Keuner”) Hidup sebagaimana dialami (aktualitas) selalu hadir sebagai suatu arus yang terbuka, berjejal, dan tanpa arah; ia dipenuhi detail-detail remeh, kejadian-kejadian acak, dan respons spontan yang terjadi lebih cepatContinue reading “Menulis: Eksistensi Pasca-Kekacauan”